Cara Jadikan Membaca Sebagai Kebutuhan – Kadang, ada satu momen di mana kita kepikiran untuk mulai rajin baca buku lagi. Entah itu setelah nonton film yang diangkat dari novel, nemu kutipan menarik di Instagram, atau cuma karena pengen kelihatan intelek di kafe. Tapi kenyataannya, niat membaca seringkali cuma numpang lewat, kalah sama scroll-scroll medsos dan binge-watch drama Korea.

Buat yang relate, tenang. Membangun kebiasaan membaca emang nggak segampang beli buku terus berharap diri sendiri jadi kutu buku semalam. Perlu proses, konsistensi, dan—yang paling penting—perlu dibuat seru! Spill sedikit, kalau kalian lagi nyari obrolan seru seputar dunia perbukuan yang dibahas dengan gaya santai tapi tetap insightful, untuk info lebih lanjut bisa mampir ke tumpukanbuku.id. Di sana, lo bisa nemu banyak topik menarik dari review buku sampai diskusi ringan soal literasi zaman sekarang.

Nah, balik ke topik. Gimana sih caranya supaya membaca nggak cuma jadi hobi musiman, tapi benar-benar jadi kebutuhan harian kayak ngopi pagi atau scroll TikTok? Yuk, simak tips-tipsnya di bawah ini!

1. Bikin Jadwal Baca yang Realistis

Kalau niatnya baca 3 buku tebal dalam seminggu padahal kerjaan aja belum kelar, yang ada malah jadi beban. Tips pertama, mulai dari bikin jadwal baca yang masuk akal sesuai ritme harian.

Nggak perlu langsung satu jam penuh, cukup 10–15 menit per hari buat baca apa aja—novel, nonfiksi, puisi, bahkan artikel panjang juga bisa. Biasain baca sebelum tidur atau pas commuting. Pelan-pelan, otak lo bakal “ngasih alarm” kalau belum baca sesuatu hari itu.

Dan jangan lupa: progress kecil tetap progress. Konsistensi kecil lebih baik daripada ambisi besar yang cuma bertahan seminggu.

2. Temuin Genre Favorit yang Bikin Ketagihan

Banyak orang merasa membaca itu membosankan, padahal bisa jadi mereka belum ketemu genre yang cocok. Sama kayak musik atau film, buku juga punya “vibe” yang beda-beda.

Coba eksplor dari berbagai genre: fiksi sejarah, thriller psikologis, self-help, fantasi lokal, hingga biografi tokoh inspiratif. Bisa juga mulai dari buku yang udah difilmkan biar ada gambaran ceritanya.

Begitu nemu genre yang klik, efeknya kayak nonton series yang bikin nagih episode demi episode. Tanpa sadar, lo bakal terus nyari bahan bacaan serupa buat mengisi waktu luang.

3. Ubah “Waktu Luang” Jadi “Waktu Membaca”

Kadang yang bikin nggak sempat baca bukan karena nggak ada waktu, tapi karena waktu luangnya habis buat hal lain. Salah satu triknya, ubah cara pikir tentang “waktu membaca”—anggap itu sama pentingnya kayak scroll medsos atau rebahan.

Lo bisa mulai dengan selalu bawa buku fisik atau e-book reader ke mana pun. Pas lagi nunggu temen nongkrong, buka buku. Lagi ngopi sendirian? Sempatkan baca 2–3 halaman. Hal-hal kecil kayak gini bisa bikin membaca jadi kebiasaan yang otomatis masuk dalam rutinitas.

Lama-lama, otak lo bakal terbiasa “ngiler” buat baca, bukan cuma buka Instagram atau YouTube.

4. Ciptakan Ruang Baca yang Bikin Betah

Lingkungan punya peran penting dalam menumbuhkan kebiasaan. Kalau tempat bacanya nyaman, lo pasti lebih betah.

Coba deh ciptakan pojok baca di kamar atau ruangan khusus, nggak perlu ribet—cukup dengan bantal empuk, lighting yang hangat, dan rak kecil untuk koleksi buku. Bisa juga tambahin lilin aroma terapi atau playlist instrumental biar makin chill.

Punya tempat baca favorit bikin momen membaca terasa lebih personal dan ditunggu-tunggu. Rasanya kayak punya “safe space” buat escape dari dunia yang riuh.

5. Gabung Komunitas atau Buat Reading Goals

Membaca bisa jadi lebih seru kalau ada temen sharing. Gabung komunitas baca atau book club bikin lo punya motivasi tambahan dan referensi buku baru.

Kalau belum siap gabung komunitas, bikin reading challenge sendiri juga oke banget. Misalnya, 12 buku dalam 12 bulan, atau satu buku lokal tiap dua minggu. Bisa di-post juga di medsos buat dokumentasi sekaligus biar lebih niat karena ada semacam “tanggung jawab sosial”.

Bonusnya, lo bisa dapet insight atau rekomendasi buku dari orang lain. Kadang, satu postingan review di TikTok atau Twitter bisa banget nambah semangat baca lo lagi.

Kesimpulan

Demikian informasi mengenai 5 Cara Jadikan Membaca Sebagai Kebutuhan, Bukan Sekadar Hobi Musiman. Membaca itu bukan cuma soal menambah wawasan atau keliatan keren. Lebih dari itu, membaca bisa jadi ruang kontemplasi, healing, bahkan pelarian yang sehat dari hiruk-pikuk dunia digital.

Dan yang paling keren? Ketika membaca udah jadi kebutuhan, lo nggak perlu “dipaksa” lagi buat buka halaman demi halaman. Lo akan melakukannya karena lo butuh, bukan cuma karena pengen.

Jadi, udah siap bikin membaca jadi bagian dari keseharian lo? Yuk, mulai dari satu halaman hari ini. Who knows, bisa jadi itu awal dari perubahan besar di hidup lo.